Entri Populer

Sabtu, 17 Januari 2015

DANGIANG GALUH PAKUAN


Apa artinya?
Dangiang berasal dari kata Wibawa/Komara yang berarti Kewibawaan
Galuh berarti “Galeuh” yang berarti dalam, maksudnya adalah perasaan/hati/jiwa. Dahulu terdapat kerajaan galuh di ciamis
Pakuan berarti Teguh/konsisten yang berarti teguh dalam pendirian dan konsisten dalam bersikap
Apa arti itu semua?
Bupati Purwakarta, Kang Dedi Mulyadi merumuskan konsep Dangiang Galuh Pakuan ini bermaksud agar selama ini
Orang sunda kehilangan ‘Dangiang’ atau Kewibawaan mengapa? Karena pada hari ini orang Indonesia atau kita pada umumnya telah kehilangan kewibawaan dan kebanggaan kita terhadap apa yang kita miliki, malah kita membanggakan kepunyaan yang lain, dan orang sunda hari ini telah kehilangan spirit ‘Dangiang’ itu.
Setelah kita mampu mengembalikan ‘Dangiang’ itu, kita harus masuk kedalam relung batin dan jiwa kita, pemaknaan nya adalah ‘Galuh’ apa ‘Galuh’ itu?
Galuh itu adalah Hati, Mengapa?
Karena Orang Indonesia saat ini terutama para birokrat,kalangan pejabat,anggota dewan, baik di daerah atau di pusat kebanyakan mengabdi untuk rakyat tidak menggunakan perasaan atau hati nya, sehingga antara mereka tidak terhubung ruang batin nya, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang sering mendengarkan keluh kesah masyarakatnya, Lalu apa kaitan nya?
Dahulu di tatar sunda, terdapat kerajaan bernama kerajaan galuh, yang terdapat di daerah ciamis , di pimin oleh raja yang arif dan bijaksana.
Dan terakhir, sifat yang harus dipelihara oleh orang sunda adalah ‘Pakuan’ apa itu ‘Pakuan’?
Pakuan terdiri dari dua kalimat suku kata yang berarti PAKU-AN Paku adalah salah satu pekakas banguan yang sering dipakai untuk merekatkan antara kayu atau tembok, lalu apa kaitan nya? Coba kita lihat dengan seksama, paku itu menancap dengan kuat dengan kokoh di tembok atau disebatang kayu,
Arti harfiahnya, orang sunda harus memiliki sifat yang menancap / konsisten dalam pendirianya.

Arti keseluruhan nya adalah orang sunda harus memiiki KEWIBAWAAN yang dilandaskan oleh HATI yang tulus sehingga bisa bertindak KONSISTEN dan teguh dalam pendirian nya.

Sekian…:)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar